Welcome to HOKIPLUS Network, Business Development and Community | Refresh browser Anda untuk melihat update berita terbaru dari kami | Terima kasih
Regional

Bocah Ini Tewas karena Melindungi Ibunya dari Siksaan Tetangga

Seorang bocah tewas setelah melindungi ibunya dari siksaan tetangga di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Shutterstock

Shutterstock

BULUKUMBA – Wanita888.com : Seorang bocah tewas setelah melindungi ibunya dari siksaan tetangga di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Tias meninggal akibat punggungnya terkena tikaman badik hingga tembus ke dada.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa kemarin (28/10/2014) di Dusun Batukeke, Desa Bontobangun, Kecamatan Rilauale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Awalnya, pelaku, IR (25) tersinggung oleh ucapan korban, Hafisah (35) yang tak lain adalah tetangga dan sepupunya sendiri. Adu mulut pun terjadi, namun sempat dilerai oleh sejumlah tetangga.

Setelah dilerai, IR kemudian meninggalkan rumahnya selama tiga jam dan pulang dengan kondisi mabuk sekitar pukul 17.30 Wita. Saat itulah, pelaku langsung mendatangi korban yang tengah menjemur gabah di depan rumahnya. Satu tikaman badik mengenai punggung Hafisah hingga membuat perempuan itu berteriak histeris.

Dua anak korban, Rafli (3) dan Tias Pratiwi (9) yang menyaksikan kejadian ini berupaya menolong ibunya dengan cara memeluk tubuh ibunya yang sudah bersimbah darah. Pelukan kedua anak korban tidak membuat pelaku berhenti membabatkan badiknya. Pelaku kembali menikam Hafsiah, namun kali ini mengena kedua anak korban.

Pelaku kemudian diamankan warga. Selanjutnya pelaku menyerahkan diri ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Rilaulae. Sementara ketiga korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Sultan Daeng Raja Bulukumba untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nahas, nyawa Tias Sapitri tak tertolong karena tikaman badik menembus punggung hingga ke dadanya. Tias dimakamkan pada pukul 10.00 Wita pada Rabu (29/10/2014).

“Ada memang dendam sengketa batas tanah, jadi sedikit-sedikit bertengkar antar-tetangga, padahal masih sepupu,” kata Akbar, salah seorang warga setempat.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Jamal Faturakhman menduga motif dari aksi penikaman itu karena ada unsur dendam dalam keluarga.

“Diduga permasalahannya persoalan dendam, tetapi ini baru sementara karena olah TKP masih berlangsung. Kita lihat saja nanti setelah rampung penyelidikannya,” kata AKP Jamal.

Jika memenuhi unsur perencanaan pembunuhan dan melukai anak di bawah umur hingga meninggal, maka pelaku dapat dikenakan pasal berlapis dengan ancaman 15 hingga 20 tahun penjara.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz
Read previous post:
Gadis bernama Olga
Sangat Sadis, Gadis ini Dibunuh dan Dijadikan Boneka

Peristiwa pembunuhan sadis, yang bagi sebagian orang mungkin hanya terjadi di film-film terjadi di dunia nyata.

Close