Welcome to HOKIPLUS Network, Business Development and Community | Refresh browser Anda untuk melihat update berita terbaru dari kami | Terima kasih
Peristiwa

Kronologi Tragedi Alaska Yang Menewaskan Putri Konglomerat

Api yang terbakar di pondok itu baru bisa dipadamkan sekitar pukul 10.45. Dikutip dari media lokal Alaska Dispatch News bahwa Otoritas Alaska belum merilis secara resmi identitas korban tewas maupun korban luka dalam insiden yang terjadi Kamis (2/6/2016) lalu.

Hanya dipastikan seluruh korban adalah warga asing.

Keterangan US Coast Guard, seperti dilansir media lokal Alaska lainnya, ktuu.com, ketiga korban luka dievakuasi dari Uyak Bay menuju Larsen Bay dengan kapal nelayan setempat, yang kemudian diangkut dengan helikopter MH-60 Jayhawk menuju Kodiak City untuk mendapat perawatan medis.

Kondisi ketiga korban luka itu tidak dijelaskan lebih lanjut. Kodiak Island merupakan sebuah pulau cukup besar yang terletak di sebelah selatan pulau utama Alaska.

Dari lokasi kejadian, petugas menemukan satu jasad korban tewas dari puing penginapan yang hangus. Sementara tiga orang lainnya berhasil diselamatkan hidup-hidup. Identitas korban tewas dan korban selamat tidak disebutkan oleh ADN.

Secara terpisah, media Singapura The Straits Times menyebut korban tewas dalam kebakaran di Kodiak Island tersebut diidentifikasi sebagai Silvana Regina Sutanto, pengusaha Indonesia yang berstatus Singapore Permanent Resident..

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sudah mendapat informasi soal peristiwa ini.

“Informasi yang kita terima tadi pagi, sekarang masih di rumah sakit setelah itu akan ada pemeriksaan tentunya dan informasi yang kita terima akan dikremasi di sana baru abunya dibawa pulang,” ucap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arrmanatha Nasir.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz
Read previous post:
Gelas Starbucks (girlterest.com)
Starbuck Digugat Rp 66 Miliar Karena Es Batu

Seorang perempuan menggugat Starbucks ke pengadilan Illionis, Amerika Serikat. Pelanggan bernama Stacy Pincus itu menggugat karena raksasa kedai kopi itu...

Close