Welcome to HOKIPLUS Network, Business Development and Community | Refresh browser Anda untuk melihat update berita terbaru dari kami | Terima kasih
Hukum

Starbuck Digugat Rp 66 Miliar Karena Es Batu

Gelas Starbucks (girlterest.com)

Gelas Starbucks (girlterest.com)

Chicago – Bisnis888.Com : Seorang perempuan menggugat Starbucks ke pengadilan Illionis, Amerika Serikat. Pelanggan bernama Stacy Pincus itu  menggugat karena raksasa kedai kopi itu memberi es terlalu banyak pada setiap minuman yang dipesan.

Gugatan itu diajukan Stacy Pincus yang menganggap Starbucks menipu pelanggan karena jumlah es batu yang terlalu banyak membuat pelanggan hanya menerima sekitar separuh jumlah minuman yang mereka beli.

Menurut Stacy, sebagaimana dikutip Dream dari Metro.co.uk, Senin 2 Mei 216, pelanggan yang memesan minuman di Starbucks sebenarnya hanya mendapatkan separuh dari yang bayar.

Surat gugatan setebal 29 halaman itu dimasukkan ke pengadilan federal Illinois Utara di Chicago, demikian dikabarkan Courthouse News Service.

Dalam dokumen pengadilan yang diajukan penuntut di Illinois menyebut, pelanggan Starbucks yang memesan minuman Venti dingin hanya mendapat 414 ml.

Jumlah itu hanya separuh dari yang diiklankan, atau separuh dari jumlah yang mereka bayar. Oleh karena itulah Stacy melayangkan class action dengan nilai US$ 5 juta atau sekitar Rp 65,8 juta terhadap Starbucks.

Starbucks juga digugat karena membayar mahal untuk minuman dingin ketimbang minuman panas sehingga menjual minuman dingin jauh lebih menguntungkan bagi Starbucks.

Kasus ini diajukan Stacey Pincus sebagai bagian sebuah gugatan class action atas nama semua pelanggan yang pernah membeli minuman dingin di Starbucks selama 10 tahun terakhir.

Steven Hart, kuasa hukum Stacey Pincus, kepada harian The Telegraph mengatakan, angka akhir untuk ganti rugi, jika kasus ini sukses, bisa lebih tinggi dari 5 juta dollar AS.

Terkait gugatan itu, Starbucks mengatakan, es adalah bagian penting dari minuman dingin dan mereka akan membuatkan lagi minuman untuk pelanggan yang tidak puas.

“Pelanggan kami memahami dan tahu bahwa es merupakan komponen penting dari setiap minuman ‘dingin’,” jelas Starbucks kepada TMZ.

Starbucks adalah jaringan kedai kopi terbesar di dunia dengan lebih dari 24.000 toko di 70 negara. Sebanyak 11.000 toko berada di AS.

 

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz
Read previous post:
Ilustrasi siswi berjilbab. (VIVAnews/Tri Saputro)
Ahok, Mengenai Pemakaian Jilbab

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menekankan, pernyataannya beberapa waktu lalu bukanlah bentuk pelarangan terhadap siswi untuk memakai...

Close